pertanian

now browsing by category

 

Kenapa Harus Beralih Organik

Kol Jimmy Hantu

Suburnya pertanian organik ala Jimmy Hantu

Pertanyaan mendasar kenapa kita harus beralih organik dalam pemupukan? Pupuk kimia seperti Urea, ZA, SP36, KCL, NPK, Ponska dan lain-lain dalam bahasa perpupukan adalah anorganik saat ini telah menjadi pupuk andalan utama bagi masyarakt tani di Indonesia, dalam jangka pendek pupuk kimia memang bisa diandalkan sebagai pemicu untuk meningkatkan hasil produksi pertanian, namun jika digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu lama penggunaan pupuk kimia justru akan menjadi bumerang bagi petani karena sifat kimiawinya akan mengikis kesuburan tanah itu sendiri.

Penggunaan pupuk kimia akan mempercepat masa tanam karena kandungan haranya akan sangat mudah dan cepat diserap langsung dalam tanah. Tetapi, dalam jangka panjang membuat tanah-tanah pertanian menjadi merana.

Sebenarnya, pupuk kimia tidak bisa diserap 100 % oleh tanah, sehingga menyisakan zat residu. Dan residu ini lah yang akan menjadikan tanah bermasalah. Jika telah kena air hujan, zat tersebut akan mengikat tanah seperti lem atau semen, dan setelah kering tanah sudah tidak akan gembur dan lebih cenderung mengeras. Lebih jauh lagi keasaman tanah jadi berubah tidak normal, dengan ketidak normalan tersebut mengakibatkan mikro organisme yang ada dalam tanah tidak mampu hidup. Padahal, tanah sangat membutuhkan mikro organisme untuk mengembalikan kesuburan tanah. Akhirnya, tanah pertanian yang sering memakai pupuk kimia tidak bisa menyediakan unsur hara secara mandiri, sudah pasti tanah tersebut akan bergantung pada pihak luar yaitu petani dan pupuk kimia.

Penggunaan pupuk kimia juga berdampak pada lingkungan, penggunaan yang terlalu banyak atau berlebihan akan mengakibatkan eutrofikasi yaitu dimana kondisi tanah kelebihan limbah fosfat (PO3-). Pupuk yang mengandung zat seperti nitrat dan fosfat. Sisa limbah tersebut akan menjadi racun untuk kehidupan perarian. Jika perairan sudah tercemar maka pertumbuhan gangang air menja berlebih dan unjungnya manjadikan perairan miskin oksigen. Kondisi ini akan mnyebabkan lingkungan yang beracun dan mempercepat kematian fauna dalam perairan.

Menyedihkanya pupuk kimia yang mengandung karbon diaksida, metana, amonia, dan juga nitrogen dapat menimbulkan pemanasan global.  Bahkan, nitrat oksida, yang merupakan produk sampingan dari nitrogen, adalah penyumbang gas rumah kaca ketiga yang paling signifikan, setelah karbon dioksida dan metana.

Kondisi ini, membuat petani Indonesia bahkan dunia menjadi dilematis, betapa tidak jika melepas pupuk kimia, kondisi tanah sudah sangat tergantung, jika tidak dilepas, kondisinya akan semakin parah. Apalagi mindset petani kita yang penting cepat panen, tidak mau berfikir generasi berikutnya.

Hipotesa yang dapat kita ambil, saat ini petani semakin tidak sejahtera. Karena petani harus menggunakan pupuk kimia secara berlebihan untuk mempertahankan kesuburan tanahnya. Tentu dengan berbiaya sangat mahal apalagi jika ditambah dengan isu subsidi pupuk, sementara hasil panen tetap sama bahkan lebih sedikit, belum lagi jika harga komoditas hancur. Ujung-ujungnya petani semakin miskin dan terpinggirkan.

Beralih ke Organik Why Not ?

Untuk Itu petani mesti diedukasi, dampak bahaya pupuk kimia. Tetapi, disisi lain petani juga harus diberikan alternatif lain pemakaian pupuk, yaitu Organik.

Menurut peraturan Kementrian Pertanian No.2 tahun 2006, pupuk organik memiliki definisi pupuk yang berfungsi melakukan pembenahan tanah, selain itu pupuk organik daoat diartikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Pupuk organik memiliki beraneka ragam jenis dan varian. Jenis-jenis pupuk organik dapat dibedakan dari bahan dasarnya, metode pembuatan dan bentuknya. Dari sisi bahan dasar ada yang terbuat dari kotoran binatang, hijauan atau campuran dari keduanya. Dari sisi cara membuatnya,  ada banyak model, seperti kompos aerob, bokashi, dan lain sebagainya. Sedangakan dar sisi bentuk ada yang serbuk, cair maupun tablet atau granul.

Berikut ini adalah manfaat yang diperoleh apabila menggunakan pupuk organik:

  • Pupuk organik akan memberikan kehidupan mikroorganisme tanah yang selama ini menjadi sahabat petani dengan lebih baik.
  • Pupuk organik mampu berperan memobilisasi atau menjembatani hara yang sudah ada ditanah sehingga mampu membentuk partikel ion yang mudah diserap oleh akar tanaman.
  • Unsur mikro dalam pupuk organik lebih lengkap dibanding pupuk anorganik.
  • Secara terus menerus pupuk organik memili peran dalam pelepasan hara tanah secara perlahan sehingga dapat membantu dan mencegah terjadinya ledakan suplai hara yang berlebih.
  • Dengan pupuk organik struktur tanah lebih baik artinya komposisi partikel yang berada dalam tanah lebih stabil dan cenderung meningkat karena struktur tanah sangat berperan dalam pergerakan air dan partikel udara dalam tanah, aktifitas mikroorganisme menguntungkan, pertumbuhan akar, dan kecambah biji.
  • Pupuk organik sangat membantu mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah yang merupakan lapisan mengandung banyak hara.
  • Pemakaian pupuk organik juga berperan penting dalam merawat/menjaga tingkat kesuburan tanah yang sudah dalam keadaaan berlebihan pemupukan dengan pupuk anorganik/kimia dalam tanah.
  • Pupuk organik berperan positif dalam menjaga kehilangan secara luas hara Nitrogen dan Fosfor terlarut dalam tanah
  • Pupuk organik membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada akar-akar tanaman, sehingga tanaman terhindar dari kekeringan.
  • Keberadaan pupuk organik yang tersedia secara melimpah dan mudah didapatkan.
  • Kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik akan lebih bagus jika dibanding dengan pupuk kimia sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit dan tanaman lebih sehat.
  • Untuk kesehatan manusia tanaman yang menggunakan pupuk organik lebih menyehatkan karena kandungan nutrisinya lebih lengkap dan lebih banyak.

Tentunya penggunaan pupuk organik perlu waktu yang cukup panjang, mengingat kondisi tanah yang sudah semakin merana. Tetapi, saat ini sudah ada teknologi pupuk organik yang mampu menjawab dan merubah kondisi tanah dan tumbuhan dengan baik dan cepat, salah satu pupuk yang menggunakan teknologi tersebut adalah Pupuk Hantu –dengan berbagai Jenis POC Ijo Royo Royo, ZPT Hantu Ratu Biogen dan NPK Jago Tani. Jadi, petani tidak perlu kawatir lagi jika beralih dari kimia menjadi organik, mudah mendapatkanya dan tentunya efisien dalam menyelesaikan masalah kesuburan tanah dan tanaman.

Nah, sebagai petani yang cerdas mari beralih dari kimiawi menjadi pengguna pupuk organik, kesajahteraan petani pasti meningkat, semoga

 

Naga Langitan

naga langitan
Buah Naga merupakan bahan baku Naga Langitan, ia aman dikonsumsi perempuan hamil dan menyusui. Berikut ini enam manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh seperti dilansir Medical Daily:
1. Anti-penuaan
Kandungan antioksidan dalam buah naga mampu menjaga kekencangan kulit dan melawan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker.
Selain itu, buah yang tergolong buah-buahan tropis ini kaya kandungan vitamin C.
Ahli gizi yang juga pendiri Meehan Formulations,
Kevin Meehan, mengatakan, beberapa zat penting yang dibutuhkan sel-sel tubuh antara lain fosfor dan fosfolipid. Kedua zat ini dapat mencegah penuaan dini.

2. Mencegah kanker
Selain mengandung vitamin C, buah naga mengandung karotein, yang mampu menghalangi pertumbuhan tumor di tubuh.
Tak hanya itu, kandungan likopen di buah naga yang berwarna merah diketahui menurunkan risiko kanker prostat. Hal ini disebutkan dalam sebuah studi di Asian Pacific Journal of Cancer Prevention pada 2011. Studi itu menunjukkan, asupan likopen kurang dari 2,4 mikrogram per hari bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Sedangkan asupan yang lebih tinggi baik dari buah-buahan, sayuran, maupun makanan lain yang kaya akan likopen ditambah aktivitas fisik secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker.
Kulit buah naga pun ternyata kaya akan polifenol, yang bisa melindungi tubuh dari berbagai bentuk kanker.

3. Menurunkan kadar kolesterol jahat
Buah naga dapat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sebuah studi dalam jurnal Pharmacognosy Research pada 2010 menemukan, konsumsi buah naga bisa menurunkan risiko berkembangnya penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Selain itu, buah eksotis ini merupakan sumber lemak tak jenuh yang bagus untuk menjaga kesehatan jantung.
4. Menstabilkan gula darah
Kandungan serat yang tinggi dalam buah naga dapat membantu menstabilkan tingkat gula darah seseorang.
5. Menjaga kesehatan pencernaan
Kandungan serat dalam buah naga juga dapat melancarkan sistem pencernaan. Di samping itu, konsumsi buah tropis ini dapat membantu mengurangi konstipasi.
“Mereka yang mengalami konstipasi bisa mengambil manfaat buah ini jika mengkonsumsinya dalam menu diet mereka,” kata Meehan.
6. Meningkatkan daya tahan tubuh
Jumlah vitamin C yang tinggi dalam buah naga mampu meningkatkan fungsi sistem daya tahan tubuh. Juga membantu menstimulasi antioksidan. Kandungan vitamin C, mineral, dan fitoalbumin buah naga juga mampu melawan radikal bebas.
Selain itu, kandungan vitamin B1, B2, B3, kalsium, fosfor, zat besi, protein, niasin, dan serat juga berkontribusi meningkatkan daya tahan tubuh. [gaya.tempo.co – simak-6-manfaat-buah-naga-bagi-kesehatan-tubuh]

Jimmy hantu Didik Sarjana Untuk Indonesia

sarjanaInilah cara Jimmy Hantu mengajarkan kepada peserta pelatihan Bina Insan Mandiri, bentukan dan didikan langsung oleh Jimmy Hantu. Setiap peserta yang tidak mentaati peraturan atau tidak mengikuti arahannya maka akan dikenakan hukuman seperti push up. Meskipun sarjana tetap saja akan diberikan hukuman.

“Tidak pantas seorang sarjana tidak bisa dipercaya. Masalah sepele saja anda sudah tidak bisa dipercaya. Apalagi masalah besar. Jika anda hanya berpikir untung maka tidak menutup kemungkinan anda akan melakukan korupsi besar-besaran,” marah Jimmy Hantu, pada peserta didik dari Lembaga Indonesia Bangun Desa (IBD).

Mereka bersalah dikarenakan melakukan penjualan produk yang seharusnya dibagikan gratis ternyata dijual. Kesalahan utama dalam hal ini, bukan soal pendapatan tapi soal kepercayaan. Sebanyak 6 peserta utusan IBD tersebut adalah sarjana dari berbagai universitas, diantaranya UDIP Semarang, UGM Yogyakarta, Unpad Bandung, ITS.

“Kami bangga pada anda sudah pandai berinovasi. Tapi kami sayangkan bahwa anda telah mengecewakan amanah. Maka saya jatuhkan hukuman push up 20 kali,” perintah Jimmy pada 6 peserta utusan IBD.

Dengan cara mendidik seperti tersebut akan menciptakan calon tokoh masyarakat yang bermartabat dan pantas dijadikan teladan. Indonesia butuh keteladanan, sarjana harus jadi teladan. Teladan bicaranya, kepercayaannya dan teladan pula dalam amal perbuatannya.

“Kami senang, kami bangga dan kami siap akan jadi pengusaha yang amanah untuk nusa dan bangsa’” kata Jaelani, yang biasa dipanggil Allan, alumnus UGM.

Sama halnya, Lusi, salah seorang mahasiswi dari UNDIP juga menyatakan bangga dan akan siap mengamalkan ilmu yang didapatkan dari didikan Jimmy Hantu. Apalagi setiap peserta didik diwajibkan membuka usaha dalam bentuk produksi di daerahnya masing-masing. Sebagaimana saran Jimmy Hantu, bahwa setiap peserta harus mengembangkan komuditi wilayah masing-masing dan sudah dilatihkan untuk produksi sampai cara penjualannya.

“Kami ajarkan produksi hingga pasarnya. Harus mampu ciptakan sampah menjadi intan. Pokoknya akan saya kawal semua peserta didik ini benar-benar membangun desanya menjadi desa yang mandiri. Jangan sampai sarjana tidak mampu membangun desanya,” tegas Jimmy.

Jimmy Hantu Dan Kopassus Selalu Sepakat

SONY DSCBukan Jimmy Hantu kalau tidak sering membuat heboh. Pria asal Sragen – Jawa Tengah, alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga ini telah bekerjasama dengan KOPASSUS untuk menjaga stabilitas Negara Indonesia dengan cara meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia.

Lelaki kelahiran 1969 ini memberikan pendidikan pertanian dan peternakan terhadap 79 anggota KOPASSUS yang akan dikirim ke Papua. “Negara akan aman kalau perut anak bangsa ini kenyang. Syarat perut kenyang adalah harus pandai menciptakan pangan, pakan dan pupuk,” kata Jimmy Hantu. Seorang motivator asal Sragen yang selalu memakai celana pendek tersebut menegaskan bahwa Indonesia ini akan damai tanpa ada perang saudara syaratnya murah sandang pangan dan papan. Indonesia gudangnya pangan.

Oleh karenanya KOPASSUS harus pandai menciptakan pangan. Rakyat tidak butuh senjata tapi butuh pangan. “Tentara itu akan ngamuk kalau sandang pangannya kurang. Makanya tentara negara ini harus berkecukupan soal sandang pangan dan papan,” ujar Jimmy Hantu, dibarengi tepuk tanggan para KOPASSUS. Jimmy Hantu menegaskan aman dan tidaknya suatu bangsa itu tergantung cukup dan tidaknya ketersediaan pangan.

Oleh karenanya Bangsa Indonesia harus kuat dalam pertanian peternakan dan perikanan. Jika kuat dalam hal tersebut maka Indonesia sudah dinyatakan negara yang tenang. “Maka dari itu, KOPASSUS wajib pandai bertani. Alat pendekatan kepada masyarakat yang terbaik adalah menyediakan pangan,” ujar jimmy.

TEKNIK BUDIDAYA CABAI

Cabe

A. Persiapan benih

Kebutuhan benih 500 gr / ha
1. Pilih varietas yang paling sesuai dengan agroekosistem setempat dan berdaya hasil tinggi.
2. Tingkat kemurnian daya tumbuh yang tinggi > 85 %,identitas varietas jelas,vigor baik,sehat dan bernas. Pada umumnya,benih bermutu ditunjukkan dengan berlabel.

B. Persiapan persemaian

1. Buat media semai dengan campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Dan beri pupuk ZPT Hantu/ ZPT Santan 2 cc/liter air.
2. Hamparkan media diatas baki atau polybag.

C. Penyemaian dan pemeliharaan

1. Benih cabe rendam terlebih dahulu dengan larutan ZPT Hantu/ ZPT Santan 2 cc/lt selama 2-3 jam.
2. Tabur benih secara merata : taburkan benih secara merata pada baki dengan jarak antara benih sekitar 2-3 cm atau polybag.
3. Pupuk persemaian 10 hari sekali dengan ZPT Hantu/ ZPT Santan 2 cc/liter air.
4. Siram persemaian dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban.

D. Penyiapan lahan

1. Pengolahan tanah sempurna 1 minggu sebelum tanam : bajak singkal, rotary, dan garu/perataan.
2. Pemupukan dasar dengan pupuk kompos 1000 kg dan ZPT Hantu/ ZPT Santan 2 cc/liter air.
3. Buat bedengan selebar 1 m, tinggi bedengan 20 cm, dan jarak antar bedengan 30 cm.
4. Ratakan permukaan bedengan dengan sempurna.

E. Penanaman

1. Penanaman dilakukan pada waktu bibit berumur 1 – 1,5 bulan.

2. Jarak tanam

No Cara dan jarak tanam Populasi (ha)
1 Tegel 50 cm x 60 cm 33.333
2 Tegel 60cm x 70 cm 23.809

3. Jumlah bibit : 1 bibit/lubang.

F. Pemeliharaan tanaman

1. Pemupukan : dilakukan setiap 10 hari sekali
a. Pupuk susulan ke-1 pada umur 10 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.
b.Pupuk susulan ke-2 pada umur 20 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.
c. Pupuk susulan ke-3 pada umur 30 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.
d.Pupuk susulan ke-4 pada umur 40 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.
e.Pupuk susulan ke-5 pada umur 50 hari hst dengan dosis 2 cc/liter air air.
f. Dst……
g. Aplikasi sebelum berbuah dengan ZPT Hantu/ ZPT Santan dosis 2 cc/ltr.
h. Aplikasi setelah berbuah dengan, ZPT Hantu/ ZPT Santan dan NPK Hantu jagotani dosis 2 cc/ltr air.
2. Penyiangan
Dilakukan apabila terdapat gulma yang tumbuh disekitar populasi tanaman.
3. Penyulaman
Penyulaman dimaksudkan untuk mengisi tanaman yang mati atau kurang baik pertumbuhannya, agar diperoleh populasi yang optimum. Penyulaman dilakukan sebanyak 1 kali, yaitu sekitar 1 minggu setelah tanam.
4. Pengendalian hama dan penyakit
1. Identifikasi jenis dan tingkat populasi hama.
2. Identifikasi jenis penyakit :
– Cendawan
– Bakteri
– Virus
3. Menentukan tingkat kerusakan tanaman akibat serangan hama dan penyakit.
4. Mengusahakan tanaman sehat.
5. Penggunaan varietas tahan.
6. Pengendalian hayati ( penggunaan musuh alami/predator, pathogen antagonis ).
7. Menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian hama ulat grayak
8. Menggunakan feromon ( methyl eugenol ) atau cairan daun selasih untuk pengendalian hama lalat buah.
9. Menggunakan pestisida nabati sebagai alternative akhir untuk mengendalikan hama berdasarkan hasil pengamatan.

G. Panen

Pemanenan buah pertama dapat dilakukan setelah tanaman berumur lebih dari 2 bulan. Tanaman yang baik dapat menghasilkan buah 4 – 10 ton / ha.

KET : CARA APLIKASI YAITU SISTEM PENYEMPROTAN DENGAN PENGKABUTAN TERUTAMA PADA SAAT TANAMAN BERBUNGA SAMPAI PANEN
1 TUTUP BOTOL = 10 cc.

TEKNIK BUDIDAYA PADI DENGAN TEKNOLOGI JIMMY HANTU 150

sawah

A. Persiapan benih

Kebutuhan benih 20-30 kg / ha
1. Pilih varietas yang paling sesuai dengan agroekosistem setempat dan berdaya hasil tinggi.
2. Tingkat kemurnian daya tumbuh yang tinggi > 85 %,identitas varietas jelas,vigor baik,sehat dan bernas. Pada umumnya,benih bermutu ditunjukkan dengan berlabel.

Perendaman dan pemeraman benih
1. Larutkan 2 cc ZPT Hantu/ZPT Santan dengan 10 liter air. Setiap 1 liter larutan untuk 1 kg benih.
2. Rendam benih dalam larutan selama 48 jam.
3. Tiriskan benih dan peram selama 24 jam, atau sampai benih berkecambah. Adapun cara pemeraman adalah sebagai berikut : masukan benih dalam karung, kira-kira ¼ isi karung. Letakkan karung mendatar dan dibolak-balik.

B. Persiapan persemaian

1. Luas areal persemaian untuk pertanaman 1 ha = 500 m2.
2. Pengolahan tanah sempurna ( bajak singkal, rotary dan garu/perataan ).
3. Pemupukan dasar dengan pupuk kompos 50 kg dan ZPT Hantu/ZPT Santan 2 cc/liter air.
4. Buat bedengan selebar 1,5 m, tinggi bedengan 20 cm, dan jarak antar bedengan 30 cm.
5. Ratakan permukaan bedengan dengan sempurna.

C. Penyemaian dan pemeliharaan

1. Tabur benih secara merata : Bagi benih sesuai dengan jumlah bedengan kemudian taburkan masing-masing bagian benih secara merata pada setiap bedengan.
2. Benamkan benih ke dalam lumpur,dangkal,asal tidak tersembul.
3. Pupuk persemaian pada waktu 10 hari setelah tabur dengan ZPT Hantu/ZPT Santan 2 cc/liter air.
4. Sistem pengairan macak-macak.

D. Penyiapan lahan

1. Pengolahan tanah sempurna 1 minggu sebelum tanam : bajak singkal, rotary, dan garu/perataan.
2. Buat parit kecil ( kemalir ) sekeliling petakan dan di pertengahan memotong panjang dan lebar petakan.
3. Berikan pupuk dasar sebelum tanam dengan pupuk kompos 1000 kg dan ZPT Hantu/ZPT Santan
2 cc/liter air.

E. Penanaman

1. Penanaman dilakukan pada waktu bibit berumur 15 hari setelah tebar.
2.Jarak tanam

No Cara dan jarak tanam Populasi (ha)
1 Tegel 20 cm x 20 cm 250.000
2 Tegel 22 cm x 22 cm 206.611
3 Tegel 25 cm x 25 cm 160.000
4 Legowo 2:1 (10 cm x 20 cm ) 333.333
5 Legowo 3:1 (10 cm x 20 cm ) 375.000
6 Legowo 4:1 (10 cm x 20 cm ) 400.000
7 Legowo 2:1 (12,5 cm x 25 cm ) 213.000
8 Legowo 3:1 (12,5 cm x 25 cm ) 240.000
9 Legowo 4:1 (12,5 cm x 25 cm ) 256.000

3.Jumlah bibit : 2 bibit/lubang.
4.Penanaman dangkal, kedalaman 2-3 cm.
5. Sistem pengairan macak-macak.

F. Pemeliharaan tanaman

1. Pemupukan
a.Pupuk susulan ke-1 pada umur 10 hari hst dengan dosis 3 cc/liter air air.
b.Pupuk susulan ke-2 pada umur 20 hari hst dengan dosis 3 cc/liter air air.
c. Pupuk susulan ke-3 pada umur 30 hari hst dengan dosis 3 cc/liter air air.
d.Pupuk susulan ke-4 pada umur 50 hari hst dengan dosis 3 cc/liter air air.
e.Pupuk susulan ke-5 pada umur 70 hari hst dengan dosis 3 cc/liter air air.
g. Aplikasi umur 0 – 1 bulan dengan ZPT Hantu/ZPT Santan
h.Aplikasi umur 1 bulan – panen dengan ZPT Hantu/ZPT Santan dan NPK Hantu Jago Tani.
2. Penyiangan
Dilakukan sebanyak 2 kali saat tanaman berumur 3 dan 5 minggu setelah tanam
3. Penyulaman
Penyulaman dimaksudkan untuk mengisi rumpun yang mati atau kurang baik pertumbuhannya, agar diperoleh populasi yang optimum. Penyulaman dilakukan sebanyak 1 kali, yaitu sekitar 1 minggu setelah tanam.
4. Pengendalian hama dan penyakit
1. Identifikasi jenis dan tingkat populasi hama.
2. Identifikasi jenis penyakit :
– Cendawan
– Bakteri
– Virus
3. Menentukan tingkat kerusakan tanaman akibat serangan hama dan penyakit.
4. Mengusahakan tanaman sehat.
5. Penggunaan varietas tahan.
6. Pengendalian hayati ( penggunaan musuh alami/predator, patogen antagonis ).
7. Menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian hama ulat grayak, dan penggerek batang.
8. Menggunakan bau amis dari kepiting untuk pengendalian hama walang sangit dan wereng.
9. Rotasi tanaman seperti padi-padi-kedelai/jagung/kacang hijau.
10. Menggunakan pestisida nabati sebagai alternatif akhir untuk mengendalikan hama berdasarkan hasil pengamatan.

G. Panen

Pemanenan gabah yang ideal dilakukan bila :
1. Sudah 90 % masak fisiologis,artinya 90 % gabah telah berubah warna dari hijau menjadi kuning.
2. Bila dihitung dari masa berbunga, telah mencapai 30-35 hari.
3. Bila dihitung dari sejak sebar sampai umur sesuai dengan deskripsi varietas.
4. Keringkan sawah kira-kira 1 minggu menjelang panen,agar memudahkan pelaksanaan panen.
KET : CARA APLIKASI YAITU SISTEM PENYEMPROTAN DENGAN PENGKABUTAN. DAN HINDARI PENYEMPROTAN BASAH PADA SAAT BERBUNGA.

1 tutup botol = 10 cc

PEPAYA ORGANIC PASTI MANIS

pepayaPetani di Indonesia mulai berlomba tanam pepaya. Mulai dari pepaya Jepang, Bangkok hingga America. Bahkan pada berlomba membuat nama pepaya dengan suka suka penemu yang telah sanggup menemukan varietas terbarunya. Pemain pepaya pada berlomba bibit yang serba unik dengan segala cara diaminkan agar ditemukan bibit bibit baru dengan warna yang baru pula. Semakin baru warnanya semakin dikejar para penggemar warna pepaya.

“Inilah arus pertanian di Indonesia. Yang paling kaya bukan petani pepaya tapi yang mengolah pepaya hingga mengolah bibitnya,” kata Jimmy Hantu,

Semestinya, kata Jimmy, penggemar   pepaya itu memperhatikan kadar rasa dan aroma pepaya jika mau memperhatikan nutrisinya. Apabila pepaya itu banyak kadar vitaminnya maka perhatikan warna kulit pepaya, buah pepayanya baru rasanya. Kalau kulit semakin mengkilap maka semakin baik kadar vitaminnya. Selanjutnya perhatikan warna buahnya, terkadang soal kulit bisa ditipu dengan cara memberikan lilin pada kulit agar mengkilap warnanya. Kalau buahnya cukup sulit untuk menipunya. Semakin warna buah pekat warnanya maka semakin baik pula kadar vitaminnya. Setelah itu memperhatikan aroma dan rasanya. Kalau aroma dan rasanya tidak manis maka pepaya tersebut penuh kemungkinan saat perawatan penuh kimiawi.

Petani pepaya selayaknya memperhatikan terhadap konsumen. Semakin baik pola perawatannya maka semakin baik pula konsumennya. Tunjukkan bahwa pepaya itu manis, karena pada dasarnya pepaya memang manis. Jangan sampai penggemar atau calon konsumen yang senang pepaya menjadi kapok saat makan pepaya. Ciptakan konsumen cinta memakan pepaya. Jangan hanya mengejar omzet banyak buah saja tapi perhatikan pelanggannya.

“Semakin kita memperhatikan konsumen maka semakin kita dapat Rahmat dari Allah. Islam menyatakan ‘sebaik baik manusia itu manusia yang bermanfaat buat manusia yang lainnya,” ujar, Jimmy.

Selayaknya, lanjut Jimmy, petani berpikir jauh ke depan bukan berpikir yang penting panen melimpah maka untung besar. Untuk apa untung besar kalau tidak berkah. Saatnya mencari berkah bukan hanya cari untung tapi jadi buntung. (jihan-01)

75 HARI PANEN : PADI ALA JIMMY HANTU 150

sawahPEMAHAMAN DASAR NPK dan JENIS-JENIS PUPUK LAINNYA

Pemahaman pupuk dan jenis-jenisnya yang dibutuhkan oleh tanaman bisa dijabarkan menjadi tiga kelompok utama.

NPK yang kepanjangannya adalah Nitrogen, Posphor dan Kalium adalah unsur-unsur hara utama yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh sehat, subur dan produktif.  Kekurangan elemen NPK ini menyebabkan tanaman menjadi Kurang Gizi sehingga pertumbuhannya tersendat dan menjadi tidak produktif.  Masing-masing unsur atau elemen dari NPK mepunyai fungsi sendiri di dalam pertumbuhan tanaman seperti dirincikan di bawah ini:

N atau Nitrogen berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif yang membuat daun kenjadi hijau dan pertumbuhan chlorophyll menjadi meningkat.

P atau Posphor atau Posphat berfungsi kepada tegarnya batang tanaman dan tumbuhnya akar yang kuat untuk bertahan dari terpaan cuaca sehingga tanaman tidak roboh atau patah.

K atau Kalium atau oleh orang Amerika disebut Potassium berfungsi sebagai elemen yang menyebabkan tumbuhnya bunga dan buah.

Pengepakan NPK biasanya selalu mencantumkan dosis dari masing-masing elemen NPK tersebut.  10-10-10 berarti kadar N, P dan K masing-masing 10%, begitu juga dengan 10-15-5.

NPK adalah elemen pupuk utama atau disebut juga pupuk Makro.  NPK ini banyak tersedia di Alam dalam pelbagai bentuk antara lain: Kompos, Kotoran hewan yang sudah “adem”, serasah, Urine sapi, kencing kelinci difermentasi. Daun-daunan busuk, kedebog pisang, pupuk-pupuk hijau yang dibuat dari daun lamtoro, daun Gamal, daun Dadap . . . yang kaya akan unsure Nitrogen.  Kita ingat Nitrogen bermanfaat untuk pertumbuhan vegetatif tanaman maka pupuk-pupuk daun ini menjadi penyedia terbesar untuk bahan baku Pupuk Nitrogen maupun penyedia bahan untuk pupuk Posphor dan Kalium . Kebanyakan dalam memberikan jumlah dosis yang diperlukan tanaman akan membuat tanaman menjadi terbakar karena terjadinya proses “reverse osmosis” atau osmosis terbalik di mana pupuk yang terlalu banyak jumlahnya mulai menyedot kadar air dari tubuh tanaman yang menyebabkan tanaman menjadi kering dan mati.

Di samping NPK sebagai makanan utama atau yang kita kenal sebagai pupuk makro, kita juga mengenal tentang adanya pupuk-pupuk micro atau kerap disebut sebagai Elemen Mikro; di dalam kelompok ini kita mengenal beberapa elemen Mikro seperti: Cu (Tembaga), Bo (Boron), Mn (Mangan), Mg (Magnesium), Zn (Seng), Fe (Besi), Al (Aluminum).  Kalau Pupuk Makro itu kita bandingkan sebagai Makanan utama, maka pupuk atau elemen Mikro itu seperti vitamin dan mineral.  Jumlah yang dibutuhkan oleh tanaman itu sangat sedikit. Kalau elemen ini tersedia terlalu banyak maka tanaman akan keracunan.

Hormon adalah elemen lain yang dibutuhkan tanaman untuk bisa bertumbuh sempurna.  Selain Pupuk Makro dan Pupuk Mikro Hormon adalah elemen lain yang juga bermanfaat untuk merangsang dan menggalakkan pertumbuhan baik itu vegetatif maupun generative, kita juga mengenal Hormon yang merupakan zat perangsang tumbuh (ZPT)tanaman.   Untuk kelompok hormone kita kenal ada Auxin yang merangsang pertumbuhan akar, ada Cytokinin yang merangsang pertumbuhan batang dan daun dan Gibrellin yang merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Kadar hormone yang dibutuhkan oleh tanaman jumlahnya juga sangat kecil, jumlahnya hanya part per million (Ppm) Kebanyakan hormon di dalam tubuh tanaman juga bisa berefek negative terhadap tanaman.

Di bawah ini saya ringkaskan elemen-elemen pupuk dan hormon yang dibutuhkan oleh tanaman, masing-masing elemen ini bisa dihasilkan secara alami maupun secara sintetis oleh pabrik.

++ Pupuk Makro – Pupuk Mikro – Hormon

++ Nitrogen, Posphor dan Kalium

++ Cu (Tembaga), Bo (Boron), Mn (Mangan), Mg (Magnesium), Zn (Seng), Fe (Besi), Al (Aluminum)

++ Auxin yang merangsang pertumbuhan akar, Cytokinin yang merangsang pertumbuhan batang dan daun dan Gibrellin yang merangsang pertumbuhan bunga dan buah

Elemen-elemen Pupuk Makro, pupuk Micro dan hormon yang dihasilkan secara alami ini biasanya bersifat slow release atau melepas elemen-elemen mereka secara perlahan-lahan sehingga memberikan waktu kepada tanaman untuk menyesuaikan diri. Sedangkan bahan- bahan yang sintetis buatan pabrik bisa berdampak negative karena sifatnya yang serba instant dan fast release.

Petunjuk Teknis Penanaman Padi

Menggunakan Hormon ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan

Penanaman Padi adalah penting karena nasi adalah makanan UTAMA atau “staple food” orang Indonesia. Oleh karenanya penanaman padi yang produktif dalam hasil dan mutu serta sehat bebas residue racun, sehingga konsumen merasa aman dan terjamin bahwa produk padi yang mereka konsumsi tidak mendatangkan penyakit kepada diri mereka dan keluarga mereka.

Usaha Tani atau agribisnis padi yang baik harus dimulai dengan Analisa Perhitungan Laba-Rugi sehingga petani memproduksi hasil yang menjawab permintaan dan kebutuhan pasar.  Usaha tani apapun kalau mau menghasilkan untung yang optimal harus Berorientasi Kepada PASAR.

Beberapa pokok yang penting diperhatikan dalam Penanaman Padi:

Pilihlah varietas yang diinginkan sesuai pertimbangan rasa enak, kepulenan, keungulan tingkat produksi.

Kondisikan struktur tanah dan persiapkan lahan agar lahan menjadi gembur, subur, bebas penyakit dan jamur; agar tanah mengandung unsur hara yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang sehat.  Pengkondisian ini bisanya dilakukan dengan pengolahan tanah.  Pemberian pupuk kompos, kotoran hewan dan limbah daun-daunan akan membantu petani meningkatkan struktur dan kesuburan tanah.

Kondisikan ekologi tanah sehingga organisme dan mikroba-mikroba tanah yang berinteraksi dengan tanaman membantu pertumbuhan dan kesuburan tanaman menjadi produktif.

Tanamlah dengan metoda-metoda baku yang tersedia dan terbukti dapat meningkatkan hasil dan kualitas padi produksi petani. Ada beberapa metoda yang sudah dikenal misalnya dengan:

System Pertanian Organik

Teknik Pengendalian Hama Terpadu (PHT) atau IPM,

Teknik System of Rice Intensification (SRI)

Tujuan dari menggunakan sistim-sistim yang sudah dikenal ini adalah untuk menanam Tanaman yang Sehat.  Karena tanaman yang sehat akan mampu bertahan dari serangan hama dan penyakit.

Di bawah kami jelaskan dengan singkat ketiga macam sistim atau teknik yang kerapkali dipakai dalam pertanian produksi padi.

Pertanian Organik

Pertanian organik adalah proses pertanian untuk menghasilkan makanan atau produk pertanian lainnya secara alami. Metode Pertanian ini menghindari penggunaan pupuk kimia sintetis dan tumbuhan atau binatang transgenic yang diaplikasikan untuk mempengaruhi pertumbuhan dalam memproduksi tanaman pangan. Gagasan utama di belakang pertanian organik adalah “zero impact” atau tidak meninggalkan bekas terhadap lingkungan hidup.

Pertanian organik organik mempunyai beberapa kaidah aturan dasar yang harus dipenuhi yaitu agar produk yang dihasilkan adalah produk-produk yang sehat, bebas dari residue racun yang berbahaya terhadap manusia dan lingkungannya:

Tanpa menggunakan pupuk kimia atau bahan-bahan kimia sintetis yang tidak mudah terurai secara sempurna sehingga tidak meninggalkan bekas atau residue.

Tak ada penggunaan tanaman atau binatang hasil rekayasa genetic yang dikenal sebagai mahluk transgenik atau Genetically Modified Organism (GMO)

Pertanian dengan usaha-usaha pencegahan kehilangan tanah dan erosi

Menggalakkan keanekaragaman hayati atau bio-diversitas tidak hanya menanam satu jenis tanaman tapi beragam jenis atau species tanaman.

Pertanian organik menggalakan pemakaian masukan-masukan pertanian alami dan meminimalisir pemakai unsur-unsur sintetis sehingga mengurangi intervensi dan ketergantungan kepada produsen pupuk-pupuk kimia.

Pertanian Pengendalian Hama Terpadu

Pertanian Pengendalian Hama Terpadu (PHT) atau secara international dikenal dengan nama Integrated Pest Management (IPM), Pertanian PHT adalah suatu sistim pertanian yang utuh tapi berfokus kepada pengendalian hama pengganggu tanaman dengan menggalakkan hadirnya musuh alami hama di dalam sistim ekologi berimbang di sekitar tanaman. Pertanian dengan pengendalian hama terpadu mengandalkan 4 pokok yang menjadi Catur Marga pertanian PHT/IPM ini:

Tumbuhkan tanaman yang SEHAT, karena tanaman yang sehat itu tegar dan kokoh dan tahan serangan hama.  Tanaman yang sehat mampu menangkal hama dan penyakit yang menyerang tanaman tersebut dan bisa tetap tegar dan sehat.

Galakkan hadirnya musuh-musuh alami dari hama sehingga populasi hama menjadi terkendali dan tidak menjadi suatu kekuatan yang destruktif tapi tetap terkendali dalam suatu keseimbangan ekologis.

Petani mengamati tanaman di lahan mereka paling tidak seminggu sekali, makin sering makin baik, dan mencoba memahami dan menganalisa hubungan antar binatang dan serangga di sekitar tanaman mereka dan suatu keseimbangan ekologis.  Tujuan dari pengamatan ini petani menjadi paham atas hubungan antar mahluk di lahan sawah mereka dan siap untuk melakukan tindakan perlindungan tanaman mereka sedini mungkin.

Petani menjadi ahli bagi petani lain. Petani yang memahami hubungan antar mahluk dan serangga di sekitar tanaman padinya memiliki nilai pemahaman lebih dari petani lain dan bisa berbagi pemahaman yang dimilikinya kepada petani lain.

Pertanian System of Rice Intensification (SRI)

Pertanian dengan Sistim of Rice Intensification (SRI) ini mengenali dan memanfaatkan bahwa tanaman padi bisa tumbuh di dua jenis lahan, yaitu lahan basah atau sawah dan lahan kering atau ladang. Penanaman Padi SRI ini menganjurkan agar tanaman padi yang ditanam di lahan sawah SRI ini digilir setiap 5 hari sekali antara di rendengkan 5 hari dan dikeringkan 5 hari. Pada waktu sawah dikeringkan maka pertumbuhan gulma atau rumput cenderung naik dan harus dikendalikan dengan alat penyiang rumput seperti “Grosok” (Bahasa Jawa).  Keuntungan dengan penanaman padi dengan SRI ini adalah:

Jumlah anakan meningkat drastis ditambah cara penanaman bibit “satu bibit satu lubang” maka jumlah anakan rata-rata per rumpun (yang berasal dari satu biji/bibit) menjadi minimal 50 anakan, rata-rata tumbuh 70 anakan bahkan ada cukup banyak bisa menghasilkan sampai 90 lebih anakan untuk setiap rumpunnya.

Jumlah butir padi pada setiap malainya rata-rata sekitar 300 butir padi, bahkan menurut catatan Sdr. Musyaroful Anas, dari Dempet di Demak jumlah butir padi per malai bahkan bisa sampai 400 butir, ini terjadi waktu beliau menanam jenis padi pusaka non-hibrida Thailand jenis Hom Mali dikenal dengan Jasmine rice atau Beras Melati. Responden menjelaskan bahwa dia juga menggunakan pola penanaman Jajar Legowo 2:1 dengan jarak 60-40-20 (Sumber: wawancara penulis via Facebook 16 Februari, 2012).

Teknik Budidaya Padi dengan Teknologi Jimmy Hantu 150

  1. Persiapan benih

Kebutuhan akan benih akan bervariasi sesuai dengan pola tanam yang akan diterapkan.  Sangat dianjurkan menanam dengan sistim SRI dimana cara tanam Satu-Bibit-Satu-Lubang akan mengoptimalkan jumlah anakan yang bisa mencapai jumlah optimal anakan on record sebanyak 94 anak berasal dari satu biji bibit padi. Kebutuhan benih paling sedikit kalau menggunakan SRI satu hektar bisa dicukupi dengan 10-15 KG bibit.

Produktivitas padi akan bisa dioptimasikan dengan cara mengoptimalkan penerimaan sinar matahari oleh tanaman sehingga proses photosynthesis atau pengolahan makanan tumbuhan di daun juga menjadi maksimal.  Cara tanam Jajar Legowo dengan jarak tanam yang lebar dengan cara Legowo 2:1, Legowo 3:1 atau bahkan 4:1 dibandingkan dengan versi tegelnya (jarak sama antara baris dan antar baris)

Pilihlah varietas yang paling sesuai dengan nilai jual yang diharapkan, selera (untuk konsumsi keluarga), ke setempat dan berdaya hasil tinggi.

Pilih benih dengan tingkat kemurnian daya tumbuh yang tinggi > 85 %, identitas varietas jelas, vigor yang baik, sehat dan bernas. Pada umumnya,benih bermutu ditunjukkan dengan berlabel.

  1. Perendaman dan pemeraman benih

Larutkan 5 cc ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan dengan 10 liter air. Setiap 1 liter larutan untuk 1 kg benih.

Rendam benih dalam larutan selama 12 jam.

Tiriskan benih dan peram selama 24 jam, atau sampai benih berkecambah. Adapun cara pemeraman adalah sebagai berikut : masukan benih dalam karung, kira-kira ¼ isi karung. Letakkan karung mendatar dan dibolak-balik.

  1. Persiapan persemaian

Luas areal persemaian untuk pertanaman 1 ha = 500 m2.

Pengolahan tanah sempurna ( bajak singkal, rotary dan garu/perataan ).

Pemupukan dasar dengan pupuk kompos 50 kg dan Ratu Biogen/Wong Tani/Hantu 2 cc/liter air.

Buat bedengan selebar 1,5 m, tinggi bedengan 20 cm, dan jarak antar bedengan 30 cm.

Ratakan permukaan bedengan dengan sempurna.

  1. Penyemaian dan pemeliharaan

Tabur benih secara merata : Bagi benih sesuai dengan jumlah bedengan kemudian taburkan masing-masing bagian benih secara merata pada setiap bedengan.

Benamkan benih ke dalam lumpur,dangkal,asal tidak tersembul.

Pupuk persemaian pada waktu 10 hari setelah tabur dengan ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan 2 cc/liter air.

Sistem pengairan macak-macak.

  1. Penyiapan lahan

Pengolahan tanah sempurna 1 minggu sebelum tanam : bajak singkal, rotary, dan garu/perataan.

Buat parit kecil ( kemalir ) sekeliling petakan dan di pertengahan memotong panjang dan lebar petakan.

Berikan pupuk dasar sebelum tanam dengan pupuk kompos 1000 kg dan ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan 2 cc/liter air.

  1. Penanaman

Penanaman dilakukan pada waktu bibit berumur 8-12 hari setelah tebar.

Jarak tanam

No

Cara dan jarak tanam

Populasi (ha)

  1. Tegel 20 cm x 20 cm

250.000

  1. Tegel 22 cm x 22 cm

206.611

  1. Tegel 25 cm x 25 cm

160.000

  1. Legowo 2:1 (10 cm x 20 cm )

333.333

  1. Legowo 3:1 (10 cm x 20 cm )

375.000

  1. Legowo 4:1 (10 cm x 20 cm )

400.000

  1. Legowo 2:1 (12,5 cm x 25 cm )

213.000

  1. Legowo 3:1 (12,5 cm x 25 cm )

240.000

  1. Legowo 4:1 (12,5 cm x 25 cm )

256.000

Jumlah bibit : 1 bibit/lubang.

Penanaman dangkal, kedalaman 1-2 cm.

Sistem pengairan macak-macak.

  1. Pemeliharaan tanaman

Waktu Pemupukan

++ Pupuk susulan ke-1 pada umur 10 hari  hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

++ Pupuk susulan ke-2 pada umur 20 hari  hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

++ Pupuk susulan ke-3 pada umur 30 hari  hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

++ Pupuk susulan ke-4 pada umur 50 hari  hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

++ Pupuk susulan ke-5 pada umur 70 hari  hst dengan dosis 2 cc/liter air air.

== Aplikasi umur 0 – 1 bulan dengan ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan

== Aplikasi umur 1 bulan – panen dengan ZPT Ratu Biogen Atau Hantu  Atau Hantu Langitan DI OPLOS dengan NPK Jago Tani.

Penyiangan

Dilakukan sebanyak 2 kali saat tanaman berumur 3 dan 5 minggu setelah tanam

Penyulaman

Penyulaman dimaksudkan untuk mengisi rumpun yang mati atau kurang baik pertumbuhannya, agar diperoleh populasi yang optimum. Penyulaman dilakukan sebanyak 1 kali, yaitu sekitar 1 minggu setelah tanam.

Pengendalian hama dan penyakit

Identifikasi jenis dan tingkat populasi hama.

Identifikasi jenis penyakit :

– Cendawan

– Bakteri

– Virus

Menentukan tingkat kerusakan tanaman akibat serangan hama dan penyakit.

Mengusahakan tanaman sehat.

Penggunaan varietas tahan.

Pengendalian hayati ( penggunaan musuh alami/predator, patogen antagonis ).

Menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian hama ulat grayak, dan penggerek   batang.

Menggunakan bau amis dari kepiting untuk pengendalian hama walang sangit dan    wereng.

Rotasi tanaman seperti padi-padi-kedelai/jagung/kacang hijau.

Menggunakan pestisida nabati sebagai alternatif akhir untuk mengendalikan hama   berdasarkan hasil pengamatan.

  1. Panen

Pemanenan gabah yang ideal dilakukan bila :

Sudah 90 % masak fisiologis,artinya 90 % gabah telah berubah warna dari hijau menjadi kuning.

Bila dihitung dari masa berbunga, telah mencapai 30-35 hari.

Bila dihitung dari sejak sebar sampai umur sesuai dengan deskripsi varietas.

Keringkan sawah kira-kira 1 minggu menjelang panen,agar memudahkan pelaksanaan panen.

Catatan :

  1. Cara Aplikasi Yaitu Sistem Penyemprotan Dengan Pengkabutan. Hindari Penyemprotan Basah Pada Saat Berbunga.
  2. 1 tutup botol = 10 cc