Pendidikan Tani

now browsing by category

 

“Srikandi” Jimmy Hantu

Pada tahun 2018, Jimmy Hantu kedatangan salah satu srikandi yang berasal dari Jawa Timur dan bergabung dengan team lapangan (SW). Srikandi ini bernama Edelynna Wirespathi (28th) yang memutuskan bergabung dengan team lapangan tanpa peduli gender ataupun beratnya menjadi pendamping lapangan yang biasanya dilakoni oleh pria. Yang ada dalam benaknya ialah bagaimana ia bisa membantu, mendengar, memeberi solusi dari masalah-masalah yang dihadapi petani.

Tepatnya  hari Rabu (28/03), ada cerita yang sangat membanggakan bagi kami tentang kegigihan srikandi ini dalam tugasnya. Saat ia bertugas di wilayah Kec.Ampel Kab.Boyolali Jawa Tengah, tepatnya di Ds.Ngagrong. Ia bertemu dengan  Ketua Gapoktan  dan Kepala Desa (26/03), untuk mensosialisasikan produk pupuk organik yang kami miliki. Sepakat untuk sosialisasi akan diadakan pada hari Kamis tanggal 29 Maret bertempat di kediaman Ketua Gapoktani. Namun setelah Ketua Gapoktani  tersebut memberikan pengumuman pada  seluruh anggotanya, berbondong-bondong anggota tani tersebut turun untuk berburu Pupuk Hantu di Pasar. Pentani wilayah tersebut sangat antusias dengan Pupuk Hantu, walaupun dalam budaya pertanian yang telah tumbuh dalam wilayah tersebut ialah petani tidak pernah menggunakan produk apapun kecuali pupuk kandang.

Karena sebagian petani sudah tidak sabar menunggu waktu sosialisasi dan ingin secepatnya menggunakan produk ini untuk tanaman mereka. Akhirnya ketua kelompok tersebut menghubungi SW  kami untuk mengadakan sosialisasi hari itu juga, tepatnya satu hari sebelum waktu yang mereka sepakati (28/03). Pukul 21.00 WIB team kami berangkat untuk menemui para petani yang telah siap berkumpul pada lokasi pertemuan. Waktu tak menghalangi semangat srikandi kami untuk menjadi bagian dari petani, mendengar keluh kesah, mendengarkan masalah, dan memberi solusi.

Acara dimulai pukul 21.30 WIB dan dibuka oleh Ketua Gapoktani, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi produk hingga cara pemakaian yang tepat. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh petani, salah satunya adalah bagaimana pengggunaan produk ini secara benar, karena mereka khawatir jika salah penggunaan produk akan memberikan dampak over size pada hasil tanaman mereka. Sriakandi kami memberi keterangan dengan rinci cara pengaplikasian hingga petani paham.

Pada pukul 23.00 team kami baru turun dari lokasi tersebut. Tak peduli waktu untuk membantu petani yang telah kita anggap seagai bagian dari diri kami. Beberapa senior team memberikan apresiasi, semangat, dan nasehat akan kegigihan yang telah dilakukan oleh srikandi Jimmy Hantu.

Akademi Jimmy Hantu, Tracking di Kawah Ratu

Alam Indonesia sangat cocok untuk manusia yang memiliki jiwa petualang dan kepedulian terhadap alam. Survival atau penjelajahan alam merupakan salah satu cara bagaimana kita dapat mengenal dan bersahabat dengan alam. Survival di alam bebas dapat mengasah seberapa tangguh diri ini hidup di alam bebas. Hal tersebut yang baru-baru ini dilakukan oleh peserta “Akademi Jimmy Hantu”.

Setelah selesai pemberian materi indoor dan praktek perkebunan selama lima hari oleh oleh pembimbing. Peserta kemudian melanjutkan training dengan kegiatan penjelajahan alam. Kegiatan ini bertujuan agar peserta lebih tangguh, cekatan, dan siap dalam segala situasi. Mengingat peserta akan menjadi anggota Support Worker untuk Jimmy Hantu, yang notabene akan terjun lapangan dengan berbagai medan serta kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Perjalanan menuju kawah ratu dimulai pada hari Selasa (20/02). Dengan persiapan yang matang peserta berangkat menggunakan mobil JimmyHantu dengan lima orang pendamping. Perjalanan awal dimulai pukul 09.00 WIB dari markas besar JimmyHantu menuju Curug Ciparay desa Ciasihan untuk persinggahan hari pertama. Setelah sampai lokasi, peserta mendirikan tenda di tengah hutan pinus untuk istirahat dan persiapan penjelajahan esok harinya. Pada malam pertama menjadi momen persaudaraan bagi peserta dan pembimbing. Pasalnya peserta dan pembimbing  mengisi kegiatan malam pertama dengan bekerja sama untuk menyiapkan makan malam sederhana dengan memanfaatkan keong sawah yang menjadi hama bagi petani. Setelah selesai makan malam sederhana, dilanjutkan dengan nasehat ataupun petuah yang diberikan oleh Bp.Komar. Nasehat-nasehat tersebut berisi tentang agama, filsafat kehidupan, maupun cerita pengalaman untuk memotivasi peserta agar menjadi lebih siap.

Pukul 05.00 WIB pesera dan pemembimbing bersiap untuk melakukan perjalanan menuju Kawah Ratu. Perjalanan dimulai pukul 07.30 WIB, dengan semangat peserta memulai perjalanan menuju Kawah Ratu dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Bp.Edy.  Awal perjalanan peserta melalui jalan kampung kemudian melewati persawahan dan perkebunan milik warga. Setelah setengah jam perjalanan, peserta dan pembimbing  mulai memasuki hutan dengan medan yang cukup menguras tenaga. Medan berbatu, lumpur, jalan sempit, bahkan jalur yang sulit dilalui mereka lewati. Mengingat musim hujan dan jalur tracking sengaja dipilih jalur alternatif yang lebih jauh dan jarang dilalui oleh pecinta alam lainnya.

Selama perjalanan semua peserta dan pembimbing bekerja sama untuk berhasil melalui medan tersebut. Beberapa kali perserta beristirahat untuk menghilangkan penat yang menyelimuti tubuh saat perjalanan. Rasa persaudaraan yang erat mereka rasakan ketika  menyantap makan siang sederhana namun sangat nikmat. Setelah makan siang peserta istiraht sejenak dengan bercanda gurau antara peserta dan pembimbing.

Setelah empat  jam perjalanan sampailahpeserta pada pada garis finish perjalanan yaitu Kawah Ratu. Seketika rasa penat dan lelah hilang karna keindahan Kawah Ratu terpampang di depan mata. Setelah puas berfoto dan menimati Kawah Ratu selama 2 jam. Peserta bersiap untuk perjalanan turun, mengingat cuaca mendung menyelimuti awan.

Saat perjalanan kembali pada camp, diiringi oleh hujan yang tidak terlalu lebat. Peserta dibagi menjadi dua team, dengan team pertama berjumlah lima orang dan team kedua sejumlah sepuluh orang. Team pertama berjalan lebih cepat untuk mempersiapkan makan malam di camp. Dan team kedua  berjalan standar seperti awal pendakian. Sampai pada tengah perjalanan dua orang dari team kedua pisah dari rombongan untuk mengejar team pertama. Tak berhasil upaya untuk mengejar team pertama, kedua peserta tersebut nyasar karena salah jalan hingga dua kali berputar-putar area tersebut. Dengan upaya bersuara mereka menemukan lagi dan kembali pada team kedua dan melanjutkan perjalanan. Team pertama tiba pukul 16.00 WIB, disusul team ke dua selisih dua jam.

Esok harinya peserta dan pembimbing bersiap untuk kembali ke  markas JimmyHantu dengan membawa pengalaman dan pelajaran berharga dari alam. Tiba di markas besar pukul 13.00 WIB, kemudian peserta dan pembimbing istirahat untuk mengilangkan kepenatan sebelum beraktifitas  kembali.

Jimmy Hantu Academy

Salah satu program baru dari JimmyHantu untuk mencari SDM yang akan diposisikan guna memperluas jangkauan  pasar, memenuhi  kebutuhan konsumen dan membantu masalah-masalah petani di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini berisi beberapa tahapan training, sebelum peserta siap diterjunkan di lapangan.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan JimmyHantu dapat lebih memaksimalkan jangkauan dan memaksimalkan layanan kepada petani. Serta mewujudkan moto “Petani Berdasi”, yang selama ini profesi petani hanya dianggap sebelah mata oleh masyarakat umum.

Tahapan-tahapan kegiatan academy dilaksanakan di Markas JimmyHantu dan Kaki Gunung Salak. Tahapan-tahapan kegiatan terdiri dari

1.  Pengenalan tanaman, pupuk, dan cara penanaman secara umum.

Materi pada hari pertama adalah pengenalan apa itu tanaman, unsur-unsur tanaman, manfaat pupuk pada tanaman, macam-macam pupuk dan cara penanaman secara umum yang disampaikan oleh Bp.Komar selaku karyawan dari JimmyHantu. Peserta menyimak dengan antusias seluruh materi yang disampaikan. Sesi diakhiri dengan berbagai tanya jawab antara peserta dengan mentor.

2. Pengenalan product JimmyHantu serta beberapa manfaatnya.

Materi pada hari kedua berisi tentang pengenalan product yang dimiliki JimmyHantu, serta manfaat serta fungsi product tersebut pada periode-periode tanam antara lain pengolahan tanah, tanam, pertumbuhan, panen, dan pasca panen. Sama halnya dengan hari pertama, hari kedua diakhiri oleh beberapa pertanyaan dari para peserta kepada mentor yaitu Bp.Edi selaku Support dari JimmyHantu.

3. Praktek berkebun.

Dalam materi hari ketiga disambut antusias dan semangat para peserta. Pasalnya peserta serta mentor terjun di perkebunan yang dimiliki oleh JimmyHantu untuk mempelajari dasar-dasar pertanian dan perkebunan mulai mempersiapkan lahan, penanaman, serta perawatan.

4. Pengolahan pangan

Beberapa makanan-makanan yang umum namun diberikan sentuhan-sentuhan yang tak lazim untuk memberikan pengalaman kepada peserta untuk memanfaatkan barang yang tak berguna menjadi berharga. Makanan yang diolah antara lain : Aneka roti “bonggol pisang”, aneka kue “bonggol pisang”, martabak “bonggol pisang”, dan olahan-olahan lain dengan menggunakan bahan bonggol pisang.

5. Survival dan kegiatan pengenalan alam  di kaki Gunung Salak dan Kawah Ratu.

Kegiatan selanjutnya ialah survival serta pengenalan alam kaki Gunung Salak dan Kawah Ratu. Untuk artikel detail dalam poin ini bisa dibaca di artikel yang telah kami muat dalam halaman lain.

6. Materi marketing, salesman,  dan SW.

Peserta diberikan pembekalan teknik-teknik untuk pemasaran, dan pendekatan dengan petani untuk  mendengarkan keluh kesah dan masalah-masalah yang dihadapi. Diharapkan para peserta bukan hanya sebagai  penjual suatu product pupuk. Namun lebih dari itu, menjadi keluarga petani, tempat berkeluh kesah para petani, dan pemberi solusi yang dihadapi petani yang dimentori oleh Bp.Sucipto.

7. Penutup dan pembagian wilayah

Acara tersebut diakhiri oleh pembagian wilayah masing-masing peserta dan penutupan yang disampaikan oleh Bp.Rohmat selaku Dirut Holding Ratu Biogen.

Dengan terlaksanananya seluruh pelatihan dan penempatan peserta pada masing-masing wilayah. Menjadikan Jimmy & Co Ratu Biogen optimis akan semakim memaksimalkan usahanya menjadi “Sahabat Petani”.

Calon Tokoh Pembibit Indonesia

Jagung-Pelangiperubahan dan merubah warna daun hingga batang dan buah, bagi Jimmy Hantu bukanlah hal yang aneh. Itu hanya permainan uji coba santriwan dan santriwati yang belajar di Lembaga Bina Insan Mandiri (LBIM) Jimmy Hantu.
“Misalnya pohon jambu berbuah jambu berdaun beringin. Merubah warna cabe yang umumnya merah menjadi warna biru. Atau jagung yang umumnya putih atau hitam itu masih biasa. Jagung bisa dijadikan belang belang,” kata lusi, salah seorang santriwati jebolan UNDIP Semarang.
Semua santri yang belajar di Jimmy Hantu, lanjut lusi, wajib membuat percobaan persilangan tanaman. Setiap santri juga diwajibkan membuat pupuk agar Indonesia kedepan benar-benar swa sembada pupuk dan swa sembada bibit.
Para santri juga harus memahami dan mampu mengolah hasil panennya. Sehingga tidak akan adanya limbah pertanian. Demikian soal perikanan dan peternakan. Santri harus menguasai ilmu memijahkan ikan atau merawat telur ikan menjadi bibit ikan. Bahkan harus mampu membuat pakan ikannya.
“Pak Jimmy selalu menekankan cinta membuat bukan cinta membeli. Santri wajib kreatif dan tidak boleh konsumtif. Yang lebih ditekankan lagi, Cinta memberi benci meminta,” ucap Linaf, teman susi.
Sama halnya yang disampaikan oleh, Nazam, Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas (UNMURA) Sumatera Selatan, bahwa di Jimmy Hantu banyak hal yang bisa dilakukan dalam hidup ini. Bahkan sangat mudah dalam pertanian, peternakan hingga perikanan. Bisa dibilang, mencari uang bukanlah hal yang sulit jika mau menggerakkan tangannya.
Pelajaran di Jimmy Hantu sangat berharga. Sekian tahun kuliah, cukup beberapa hari dikupas di LBIM Jimmy Hantu bisa selesai. Banyak hal disampaikan lalu dibuktikan. Maka wajar di Jimmy Hantu menjadi ajang pelatihan teori dan praktek.
“Pantas di Jimmy Hantu tempatnya pendidikan Petani Berdasi,” imbuh, Linaf, salah seorang peserta didik utusan dari Yayasan Indonesia Bangun Desa (IBD).
Linaf dan lima teman lainnya, sengaja dikirim oleh Yayasan IBD agar nantinya sanggup menjadikan desanya menjadi desa yang makmur berkat ilmu yang didapat dari Jimmy Hantu. Demikian pula, beberapa alumnus dari UGM, UNDIP, ITS, UNPAD, UNHAS juga menyatakan hal yang sama.
“kami merasa bersyukur bisa belajar dari jimmy hantu, dan punya banyak bekal inspirasi untuk membangun banten”. Ungkap agis presiden BBD.
(Farmer LJ) Alumni Fakultas Peternakan Unpad 2010 .E-mail : penapetani@gmail.com
Contact : 0857-2239-2123 – kontributor