Catatan

now browsing by category

 

Panen Padi Hantu

Pak Soeraji (kedua dari kiri) bersama team Jimmy Hantu dan Muspika

Pemandangan hijau dan perpaduan kuning menemani sejauh mata memandang di wilayah pertanian. Februari 2018 adalah musim panen padi di wilayah Tenggarong, Kalimantan Selatan. Semua petani di daerah tersebut menyambutnya dengan sukacita setelah melalui proses hingga panen tiba. Begitu pula dengan Soetaji (58 Th).

Pak Soetaji adalah salah satu petani dari Kabupaten Tenggarong yang telah menggunakan “Teknologi JimmyHantu-150” untuk lahan persawahannya selama 1 tahun terakhir. Dengan bimbingan team lapangan Jimmy Hantu, proses penanaman hingga panen Pak Seotaji sberjalan dengan baik. Sedari awal Pak Soetaji selalu berfikir bahwa tanah adalah kunci dari penanamanya, dan tak ragu lagi dengan saran team, beliau menggunakan POC Hantu Ijo Royo-royo untuk mengolah lahanya, tentunya dengan pupuk kompos dan kandang.

Pak Soeraji tipikal petani progresif, untuk kemajuan lahan pertanian yang dimiliki, dengan teliti ia mengamati setiap penggunaan pupuk pada tanamannya, berganti-ganti pupuk ia jalani hingga ia menemukan pupuk yang cocok sesuai harapannya yaitu “Teknologi JimmyHantu-150” yang hingga sekarang mengantarkan ia panen luar biasa melimpah.

Padi Pak Soeraji Tenggarong Kaltim

Beliau berpendapat bahwa pupuk hantu sangat cocok karena menggunakan bahan alami yang tidak berpengaruh pada PH tanah dan memberikan percepatan pertumbuhan hingga panen tanpa merusak tanah/sawah dalam jangka panjang.

Dengan keberanian keluar dari kebiasaan lamanya dan pindah menggunakan Jimmy Hantu, akhirnya membuahkan hasil, yang sebelumnya hanya panen sebanyak 6 ton/ha, sekarang  mampu untuk memaksimalkan hasil panennya menjadi 8,5 ton/ha. Hasil yang luar biasa itu berkat kegigihan dan inovasi Pak Soetaji lahan pertaniannya, karna ia yakin petani bukan hanya masyarakat tingkat bawah, ia terus berjuang untuk mewujudkan mimpinya yaitu menjadi Petani Berdasi.

Buah ketekunan, ketelitian, kesabaran, dan dapat membaca peluang yang telah dilakoni Pak Soetaji membuktikah bahwa di era moderen dan teknologi, kalangan petani tidak dapat dipandang sebelah mata, perpaduan antara “Teknologi” dan “Pertanian” yang pas akan mengantarkan petani pada puncak kesuksesan (Nuril)

 

Bagaimana Kita Dapat Sukses Dalam Pertanian

 

Inilah Jawabannya !!

Kalau soal tanam dan panen, Indonesia Sudah jagonya menanam. Jangankan ditanam, dilempar saja buah!. Kalo kita menyadari bahwa kita hidup di Tanah Surga, kita tidak berlu bertanya-tanya apakah cocok menanam di daerah ini?, apakah tanah di daerah ini produktif untuk pertanian dan perkebunan?, Apakah Ph tanah bagus untuk ditanami dan dapat panen maksimal?. Yang perlu dan harus dipertanyakan adalah “Bagaimana agar harga selalu stabil dan kesejahteraan petani terjaga dengan pendapatannya? “. Dari pertanyaan itu kita pasti mempunyai opini masing-masing dan inilah yang harus dipersiapkan dalam kegiatan budidaya, yaitu :

1. Membaca Pasar

Siapkan pasarnya dulu sebelum menanam? Caranya berapa calon pembeli kita! Siapa saja calon pembeli kita! Berapa banyak yang akan makan ketika kita mau tanam! . Dari sini kita harus bisa mempertimbangkan calon pembeli & kuantitas yang dibutuhkan konsumen, jadi kita dapat mengkalkulasi seberapa banyak tanaman A yang harus kita tanam dan kita budidaya.

Tanam secara berkala bukan serentak. Misalkan, punya lahan 1000 meter untuk tanam sawi. Jika sawi itu usia panen 20 hari maka 1000 : 20 hari = 50 meter. Jadi dari lahan 1000 meter kita dapat terus bereproduksi dengan sistem berkala, dari beberapa kelompok tanam masing-masing. Berarti per hari tanam 50 meter. Maka nantinya akan panen 50 meter per hari.

Selain menjadi pembudidaya, kita juga harus bisa menjadi marketing yang handal untuk produk yang kita budidayakan, perkenalkan dan promosikan hasil budidaya anda kepada target pasar yang sesuai dengan tanaman yang anda budidaya antara lain tukang nasi goreng, warteg, rumah makan, penjual sayur pasar, pengepul, dsb. Buatlah daftar pelanggan tetap agar anda dapat mengkalkulasi kuantitas yang anda tanam dan kuantitas yang dibutuhkan oleh konsumen. Agar punya pelanggan tetap maka mudahkan cara pembayaran, mutu terjamin, harga lebih rendah!

2. Mapping atau Hitungan

Mapping atau hitung jumlah petani lainnya yang ikut menanam sawi, dengan tujuan jika suatu saat kekurangan sawi maka bisa ambil dari petani yang lainnya. Jalin kerjasama yang baik. Fungsi lain dari mapping untuk mengetahui berapa kuantitas yang dihasilkan seluruh petani dan kuantitas yang dibutuhakan pasar. Dari situ kita dapat melihat peluang kuantitas yang harus kita tutup jika jumlah konsumen lebih banyak dari petani

3. Persiapan Lahan

Siapkan lahan dengan baik, kuasai ilmu tanam dengan baik dan kuasai betul pola pola tanam dengan baik. Mungkin beberapa orang mengeluh karena sulit mendapatkan ilmu tentang budidaya. Dalam mendapatkan ilmu bisa dengan cara sharing dengan petani yang lebih dulu menguasai ilmu budiaya atau bisa juga belajar pada bubu-buku pertanian dan artikel-artikel yang gampang diakses melalui internet. Jika kita telah menguasai semua kita dapat dengan mudah melakukan proses tanam hingga penjualan kepada konsumen.

Kunci sukes dalam melakukan kegiatan budidaya di Indonesia bukan mempertanyakan tentang tanah dan tanaman, tetapi bagaimana kita dapat menguasai pasar. Kunci sukses adalah kerja keras, kegigihan, usaha tanpa henti, tidak mudah menyerah. Kuasai pasar dan anda akan sukses!!!

Salam Jimmy Hantu 150

Keceriaan Jimmy Hantu Menyongsong 2018 di Cunang

Curug Nangka-JH. Suasana pegunungan yang indah dan sejuk ditambah gemricik berisiknya air terjun Curug Nangka Bogor, membuat siapapun menjadi rileks dan nyaman. Begitulah kira-kira perasaan team Jimmy Hantu Ratu Biogen yang memang sedang melakukan upgrading dan gathering dua bulanan.

Bulan desember lalu adalah bulan yang mengasyikkan bagi seluruh team. Betapa tidak setelah berjibaku dilapangan dengan segala macam cerita cinta maupun duka, mereka akhirnya bisa menikmati liburan panjang bersama di akhir tahun.

Kebiasaan Jimmy Hantu untuk meningkatkan kualitas kinerja team, selalu melakukan rehat per dua bulan, dimana dalam sesi rehat tersebut selama dua hari mereka akan diberikan materi khusus pengetahuan dan ketrampilan di dunia pertanian maupun motovasi.

Pak Jimmy

Sang maestro pertanian organik memberikan materi dalam sesi gathering

Dan sesi Desember ini Pak Jimmy sang maestro pertanian organik Jimmy Hantu, terjun langsung dan memberikan trik dan tips, bagaimana mengatasi berbagai isu-isu pertanian dan juga perikanan, yang membuat team semakin semangat adalah ketika Pak  Jimmy memberikan informasi tentang meningkatnya kualitas produk Jimmy Hantu, yaitu semua -termasuk juga POC Ijo Royo Royo – dapat digunankan dan dicampur bersama herbisida, yang sebelumnya hanya bisa digunakan atau dicampur dengan insektisida maupun pestisida.

Selain, Pak Jimmy, team kedatangan sang motivator berhonor  2 M -singkatan ini diambil dari ucapan panitia kepada sang trainer ‘makasih mas’ alias gratisan-, yaitu Bapak Setiyo Iswoyo. Dengan suasana yang santai beliau memotivasi team untuk selalu bergembira dalam bekerja, dan tidak lupa untuk berbagi.

Setelah dua hari di Curug Nangka, team Jimmy Hantu lanjut berlibur dengan keluarga masing-masing. Yakin 2018 akan menjadi tahun yang membahagiakan penuh dengan kesuksesan, dan saat ini seluruh team telah kembali ke area masing-masing. Sungguh liburan yang mengasyikkan dan sukses selalu untuk team Jimmy Hantu Ratu Biogen.

Menanamlah dengan Cinta

durian

Durian umur dua tahun pun sudah berbunga, ini karena buah cinta dan kasih

Sebaik Baiknya Manusia Ini Lebih Baik dibandingkan Malaikat. Seburuk buruk manusia bisa lebih buruk dibandingkan binatang.

Sebaik baik perlakuan itu adalah dengan hati dan amal perbuatan. Semakin baik hati dan amal perbuatannya dalam menjalankan kehidupan, maka akan kelihatan hasil yang sangat baik. Begitu pula sebaliknya jika hati penuh kebencian dan amal yang buruk, hasilnya juga akan berbanding lurus.

Sebaik baik petani itu yang hatinya cinta dengan tanaman dan memperlakukan tanaman sebagaimana ia melakukan perawatan terhadap jiwa raganya sendiri. Jika kecintaan kita berikan 100%  pada tanaman, niscaya tanaman juga akan mengerti dan akan memberikan terbaik buat kita. Dan begitu juga jika, semakin buruk hatinya maka pengaruh pada tanaman juga tidak baik. Semakin pikirannya banyak masalah maka pada tanaman bisa bermasalah.

caisim

Caisim pun bak raksasa tumbuh sangat subur kalau semua diberi cinta

Ingat, tanaman juga punya perasaan. Makin baik perasaan dan pikiran kita begitu juga hingga perlakuan terhadap tanaman, maka makin baik hasil yang kita tanam. Saat musim panas maka tanaman butuhnya air yang seger-seger. Saat musim penghujan butuhnya makanan yang enak enak.

Jadi tidak perlu berdebat lagi, jika ingin sukses menjadi petani, bersihkan hati penuhi dengan rasa cinta. Yakinlah Tuhan akan menolong dan membantu kita, begitu juga tanaman akan mengulurkan “tangannya” untuk menggapai cinta kita.

Satu lagi, jangan lupa bercocok tanamlah dengan benar dan penuh kasih. Hasilnya pasti akan ikut. (JH-ES)

Jalan Senyap Perubahan

Kandang Jimmy Hantu

Kandang Hewan Peliharaan Jimmy Hantu membuat hati teduh mata sejuk

Bogor-JH. Ini bukan kebun binatang. Ini adalah salah satu sudut area pabrik pupuk organik–dengan merek produk pupuk hormon yang tenar,  yaitu ZPT Hantu Ratu Biogen, POC Ijo Royo-Royo, dan NPK Jago Tani- milik salah satu senior saya Bang Jimmy -biasa kami panggil- di kalangan mahasiswa dulu.

Pabrik ini berdiri di lahan seluas 5 hektar, kawasan Kecamatan Tamansari, Bogor. Pabrik ini memang tak lazim. Ada dua kandang besar berisi unggas. Satu kandang besar berisi 5 ekor kerbau plus kubangan. Satu komplek kandang kambing, dan dua petak kolam ikan.

Di antaranya terdapat petak-petak sawah dan perkebunan yang merupakan lahan praktek lapangan siswa SMK Pertanian yang juga milik senior saya tersebut. “⅔ lahan pabrik ini memang digunakan untuk aktifitas sosial,” kata Ucok salah satu staff  menjelaskan.

Tak “seangker” pabrik pada umumnya. Suasananya teduh, karyawannya yang kebanyakan merupakan masyarakat sekitar, juga terlihat kerja santai tanpa tekanan.

Lebih jauh saya korek, pola rekrutmenya pun memang tak lazim. Mayoritas pekerja di sini merupakan orang-orang “bermasalah”, baik secara sosial maupun finansial. Mayoritas adalah orang-orang yang sedang perlu pelukan di saat merasa dibuang oleh lingkungan. “Yang penting mau kerja, amanah dan memiliki komitmen untuk berubah,” tambahnya.

Tak tahu bagaimana cara dia mengelola orang bermasalah tersebut agar tetap bekerja produktif untuk perusahaan. Yang jelas ini adalah bukti kelihaiannya mengelola sumber daya manusia. Toh usahanya yang dirintis sejak tahun 2000 an tersebut, kini sudah beromzet cukup untuk sekedar menghidupi siswa-siswi dan santri tahfidz yang dikelolanya.

Bukan saya bermaksud membandingkan atau menghakimi senior atau kawan aktivis saya lainnya yang memilih jalan berbeda dalam mendorong perubahan. Toh, jalan hidup itu memang pilihan. Yang utama, seberapa besar kemanfaatannya bagi lingkungan.

Satu hal positif yang bisa saya petik dari jalan yang beliau pilih adalah jalan “senyap” perubahan. Daripada sekedar berteriak -teriak menuntut perubahan. Beliau memilih menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. (Har)