Bagaimana Kita Dapat Sukses Dalam Pertanian

 

Inilah Jawabannya !!

Kalau soal tanam dan panen, Indonesia Sudah jagonya menanam. Jangankan ditanam, dilempar saja buah!. Kalo kita menyadari bahwa kita hidup di Tanah Surga, kita tidak berlu bertanya-tanya apakah cocok menanam di daerah ini?, apakah tanah di daerah ini produktif untuk pertanian dan perkebunan?, Apakah Ph tanah bagus untuk ditanami dan dapat panen maksimal?. Yang perlu dan harus dipertanyakan adalah “Bagaimana agar harga selalu stabil dan kesejahteraan petani terjaga dengan pendapatannya? “. Dari pertanyaan itu kita pasti mempunyai opini masing-masing dan inilah yang harus dipersiapkan dalam kegiatan budidaya, yaitu :

1. Membaca Pasar

Siapkan pasarnya dulu sebelum menanam? Caranya berapa calon pembeli kita! Siapa saja calon pembeli kita! Berapa banyak yang akan makan ketika kita mau tanam! . Dari sini kita harus bisa mempertimbangkan calon pembeli & kuantitas yang dibutuhkan konsumen, jadi kita dapat mengkalkulasi seberapa banyak tanaman A yang harus kita tanam dan kita budidaya.

Tanam secara berkala bukan serentak. Misalkan, punya lahan 1000 meter untuk tanam sawi. Jika sawi itu usia panen 20 hari maka 1000 : 20 hari = 50 meter. Jadi dari lahan 1000 meter kita dapat terus bereproduksi dengan sistem berkala, dari beberapa kelompok tanam masing-masing. Berarti per hari tanam 50 meter. Maka nantinya akan panen 50 meter per hari.

Selain menjadi pembudidaya, kita juga harus bisa menjadi marketing yang handal untuk produk yang kita budidayakan, perkenalkan dan promosikan hasil budidaya anda kepada target pasar yang sesuai dengan tanaman yang anda budidaya antara lain tukang nasi goreng, warteg, rumah makan, penjual sayur pasar, pengepul, dsb. Buatlah daftar pelanggan tetap agar anda dapat mengkalkulasi kuantitas yang anda tanam dan kuantitas yang dibutuhkan oleh konsumen. Agar punya pelanggan tetap maka mudahkan cara pembayaran, mutu terjamin, harga lebih rendah!

2. Mapping atau Hitungan

Mapping atau hitung jumlah petani lainnya yang ikut menanam sawi, dengan tujuan jika suatu saat kekurangan sawi maka bisa ambil dari petani yang lainnya. Jalin kerjasama yang baik. Fungsi lain dari mapping untuk mengetahui berapa kuantitas yang dihasilkan seluruh petani dan kuantitas yang dibutuhakan pasar. Dari situ kita dapat melihat peluang kuantitas yang harus kita tutup jika jumlah konsumen lebih banyak dari petani

3. Persiapan Lahan

Siapkan lahan dengan baik, kuasai ilmu tanam dengan baik dan kuasai betul pola pola tanam dengan baik. Mungkin beberapa orang mengeluh karena sulit mendapatkan ilmu tentang budidaya. Dalam mendapatkan ilmu bisa dengan cara sharing dengan petani yang lebih dulu menguasai ilmu budiaya atau bisa juga belajar pada bubu-buku pertanian dan artikel-artikel yang gampang diakses melalui internet. Jika kita telah menguasai semua kita dapat dengan mudah melakukan proses tanam hingga penjualan kepada konsumen.

Kunci sukes dalam melakukan kegiatan budidaya di Indonesia bukan mempertanyakan tentang tanah dan tanaman, tetapi bagaimana kita dapat menguasai pasar. Kunci sukses adalah kerja keras, kegigihan, usaha tanpa henti, tidak mudah menyerah. Kuasai pasar dan anda akan sukses!!!

Salam Jimmy Hantu 150

Berbagi manfaat tulisan ini:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *